• Homepage
  • >
  • BERITA DAERAH
  • >
  • TNI Kejar Kelompok Bersenjata Yang Bakar Honai/rumah adat milik Kepala Distrik Kimak.

TNI Kejar Kelompok Bersenjata Yang Bakar Honai/rumah adat milik Kepala Distrik Kimak.

  • redaksi
  • September 29, 2019
  • 6 Views
  • 0
KOMPASPOLITIK.id — Minggu pagi, Kelompok kriminal bersenjata ( KKB) mengeluarkan tembakan dan menyatakan siap berperang dengan TNI-Polri. KKB  terus meneror Kabupaten Puncak, Papua.
Setelah menewaskan 3 warga sipil dalam 2 kejadian, mereka kini mulai masuk ke Distrik Ilaga, yang merupakan ibu kota Kabupaten Puncak.
“Kemarin ada pembunuhan terhadap pedagang di bandara, lalu malamnya mereka masuk dengan jumlah yang besar dan melakukan pembakaran di Kampung Kimak. Ada beberapa kios yang ada di kampung situ dibakar,” ujar Bupati Puncak Willem Wandi,  Minggu (29/9/2019).
Aksi KKB terus berlanjut hari ini. Mereka masuk ke Distrik Ilaga dan melakukan kontak senjata dengan aparat keamanan.
“Lalu dilanjutkan tadi pagi di Ilaga, dengan kontak senjata antara KKB dengan TNI yang bertahan menjaga Ilaga. Mereka betul terang-terangan beraksi di siang hari,” kata Willem.
Willem meminta seluruh masyarakat untuk selalu waspada menghadapi teror KKB.
Selain itu, Willem meminta TNI-Polri untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil yang ada di Ilaga. Ia pun menyatakan akan segera kembali ke Ilaga untuk membahas situasi terkini dan mencari solusi bagi masyarakat.
“Besok saya akan ke Ilaga dan kita akan rapatkan agar masyarakat yang ketakutan, dalam jangka waktu yang pendek kita kirim ke Mimika. Kalau kita bertahan di sana pasti mereka tidak tenang,” kata Willem.
Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto membenarkan adanya pembakaran honai atau rumah adat milik Kepala Distrik Kimak, pada Sabtu malam.  Hal tersebut membuat warga sipil ketakutan.
Menurut Eko, agar aksi KKB tidak meluas, aparat keamanan melakukan pengejaran dan berjaga jaga di sekitar lokasi yang diperkirakan menjadi lintasan kelompok tersebut.
“Dari laporan yang diterima, diketahui kelompok itu dipimpin Penni Murib dan Telaga Telenggen,” kata Eko. Menurut Eko, kini warga di Ilaga mengungsi ke Koramil Ilaga.

Seluruh personel TNI masih terus bersiaga untuk mengamankan masyarakat.

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *