• Homepage
  • >
  • Sisi Lain
  • >
  • Polda Maluku Kerahkan Tenaga Medis dan 2 Truk Sembako untuk Korban Gempa Arti

Polda Maluku Kerahkan Tenaga Medis dan 2 Truk Sembako untuk Korban Gempa Arti

  • redaksi
  • 29/09/2019
  • 66 Views
  • 0
Gempa magnitudo 6,8 sebelumnya mengguncang Pulau Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat pada Kamis (26/9/2019).

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada para pengungsi korban gempa yang tersebar di sejumlah lokasi pengungsian di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (29/9/2019).

Berbagai kebutuhan pokok termasuk makanan dan minuman serta susu untuk bayi didistribusikan menggunakan dua truk milik Polda Maluku.

Di Ambon, bantuan disalurkan ke sejumlah titik seperti di kawasan Urimesing dan kawasan Passo, Kecamatan Baguala.

Penyaluran bantuan dilakukan di Desa Tulehu, Waai dan Desa Liang yang merupakan tiga desa terparah terkena dampak gempa. Selain itu di kawasan Benteng Karang.

“Bantuan bahan makanan ini disalurkan di Ambon dan di Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah,”kata Kepala bidang Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat di Ambon, Minggu.

Selain kebutuhan pokok, polisi juga mendistribusikan obat-obatan dan mengerahkan tenaga medis ke lokasi pengungsian untuk menjamin kesehatan para pengungsi.

“Obat-obatan dan tenaga medis juga kita terjunkan. Nanti mereka akan memeriksa kesehatan para pengungsi dan kalau ada yang sakit akan dirawat,” ujar Roem.

Menurut Roem, bantuan yang dibagikan merupakan sumbangan sukarela dari seluruh anggota Polda Maluku. “Ini bantuan sukarela dari seluruh anggota Polda Maluku,” ujar Roem.

Nantinya, bantuan yang sama juga akan disalurkan kepada para korban bencana yang berada di Kabupaten Seram Bagian Barat. Sebab, menurut Roem, para pengungsi di wilayah tersebut masih sangat membutuhkan perhatian.

“Kita juga akan segera membantu para pengungsi yang ada di SBB sana. Memang mereka di sana itu sangat membutuhkan bantuan,” kata dia.
Gempa magnitudo 6,8 sebelumnya mengguncang Pulau Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat pada Kamis (26/9/2019).
Adapun, lokasi gempa berada pada titik koordinat 3.38 Lintang Selatan,128.43 Bujur Timur atau berjarak 40 kilometer Timur Laut Ambon- Maluku, dengan kedalaman 10 kilometer.
Akibat gempa tersebut, tercatat 30 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami kuka-luka. Selain korban jiwa, gempa tersebut juga mengakibatkan kerusakan rumah-rimah warga, sekolah, rumah ibadah, perkantoran dan fasilitas publik lainnya

,l

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kompas Politik